Berbelanja dengan Gembira

Filsafat Seni Karl Marx

Oleh:

Rp 68.000

Karl Marx tidak berangkat dari teori seni, tapi ia mewariskan banyak komentar singkat dan tulisan tentang seni dan sastra. Pada tahun 1933, untuk pertama kalinya, karya-karya Marx itu diseleksi oleh Mikhail Lifshitz dan dimanfaatkan untuk menyusun model provisional filsafat seni Marx.

Karl Marx tidak berangkat dari teori seni, tapi ia mewariskan banyak komentar singkat dan tulisan tentang seni dan sastra. Pada tahun 1933, untuk pertama kalinya, karya-karya Marx itu diseleksi oleh Mikhail Lifshitz dan dimanfaatkan untuk menyusun model provisional filsafat seni Marx.

Dengan menelaah Economic and Philosophical Manuscript of 1844, serta seluruh tulisan awal Marx, Lifshitz menggambarkan garis besar teori estetik klasik dalam karya Marx sambil menunjukkan pantulan maupun konfirmasi dari kebanyakan konsep tersebut pada karya-karya lanjut Marx. Ia menelusuri evolusi pandangan estetis Marx seturut tahap perkembangan wawasan filsafatnya, mulai dari Romantisisme ke Hegelianisme, melewati Hegelianisme kiri dan untuk sejenak liberalisme borjuis, ke materialisme agnotik-nya Feuerbach, sampai akhirnya tiba pada landasan filsafatnya sendiri, yakni proses kerja, sejarah, dan politik ekonomi.

Menurut Lifshitz, tulisan-tulisan Marx menekankan kesenjangan perkembangan sosial dengan artistik, dan memandang sasaran tertinggi estetika Marx adalah memecahkan kontradiksi perkembangan kekuatan-kekuatan produktif dengan meningkatnya alienasi kelas-kelas produktif. Ia melihat dalam Marxisme ada sarana untuk menghapus kontradiksi penindas dengan yang ditindas, kerja fisik dengan mental, sehingga memungkinkan terciptanya kebudayaan universal yang nirkelas dan tidak mengasingkan.

Berat0.2 kg
Dimensi13 x 19 cm
ISBN

978-602-727-436-5

Jumlah Halaman

182

Penerbit

Tahun Terbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Filsafat Seni Karl Marx”

Kategori: , Oleh:
Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.