Berbelanja dengan Gembira

Ibu Kota Lama : Cerita Puitis Tentang Kota

Oleh:

Rp 60.000 Rp 54.000

“Menculik seorang bayi adalah perbuatan dosa, lebih parah ketimbang mencuri uang ataupun yang lainnya. Bahkan mungkin lebih jahat ketimbang pembunuhan. Mungkin orangtua kandungmu sudah gila karena kedukaan. Ketika berpikir tentang hal ini, bahkan ibu jadi ingin mengembalikanmu. Tapi, tentu saja itu sangat terlambat. Jika kau ingin mencari asal-usulmu, orangtuamu yang sebenarnya, ibu tak bisa mencegah. Tapi, ibu mungkin akan segera mati.”

Ibu Kota Lama

“Menculik seorang bayi adalah perbuatan dosa, lebih parah ketimbang mencuri uang ataupun yang lainnya. Bahkan mungkin lebih jahat ketimbang pembunuhan. Mungkin orangtua kandungmu sudah gila karena kedukaan. Ketika berpikir tentang hal ini, bahkan ibu jadi ingin mengembalikanmu. Tapi, tentu saja itu sangat terlambat. Jika kau ingin mencari asal-usulmu, orangtuamu yang sebenarnya, ibu tak bisa mencegah. Tapi, ibu mungkin akan segera mati.”

Ibu Kota Lama adalah salah satu dari tiga novel yang dikutip secara khusus oleh Komite Nobel ketika mereka memberi Kawabata Hadiah Nobel untuk Sastra pada tahun 1968. Dengan nada halus dan karakteristik gaya estetika dari prosa Kawabata, Ibu Kota Lama menceritakan kisah Chieko, yang diadopsi putri seorang perancang kimono Kyoto, Takichiro, dan istrinya, Shige.

Terletak di kota tradisional Kyoto, Jepang, cerita yang sangat puitis ini berkisah tentang Chieko yang menjadi bingung dan bermasalah ketika ia menemukan sisi sebenarnya dari masa lalunya. Dengan keharmonisan dan adat istiadat yang dihormati dari latar belakang Jepang, cerita menjadi pedih ketika kerinduan dan kebingungan Chieko berkembang.

Berat0.3 kg
Dimensi12 x 18 cm
ISBN

978-602-3091-12-6

Jenis Sampul

Jumlah Halaman

308

Penerbit

Penerjemah

Penyunting

Tahun Terbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Ibu Kota Lama : Cerita Puitis Tentang Kota”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.