Berbelanja dengan Gembira

Kekekalan : Keabadian Yang Sementara

Oleh: , ,

Rp 94.000 Rp 87.000

Dalam Kekekalan, Kundera mencoba menganalisa manusia melalui kehidupan pelik dua orang wanita kakak beradik bernama Agnes dan Laura, serta melalui percakapan imajinernya dengan sosok terkenal yang namanya kekal seperti Goethe dan Hemingway: tentang perjalanan hidup mereka sebelum menuai sukses hingga arti kesuksesan setelah mereka tiada.

“Kematian dan kekekalan adalah sepasang kekasih tak terpisahkan. Lebih erat daripada Marx dan Engels, Romeo dan Juliet, Laurel dan Hardy… Dalam urusan kekekalan, manusia tidaklah sederajat. Kita mesti membedakan kekekalan kecil: kenangan terhadap seseorang dalam benak orang-orang yang mengenalnya, dengan kekekalan agung: kenangan terhadap seseorang dalam benak orang-orang yang sama sekali tidak dikenalnya dan juga tidak mengenalnya.”

Milan Kundera lahir pada 1 April 1929 di Brno, yang sekarang disebut Cekoslowakia. Setelah berakhirnya Perang Dunia II, Kundera bekerja sebagai musisi jazz dan kemudian belajar film, sastra, dan musik di Prague Academy of Performing Arts. Seperti banyak intelektual Ceko pada waktu itu, ia juga bergabung dengan partai komunis pada tahun 1948. Dua tahun kemudian, Kundera dikeluarkan dari partai karena “kecenderungan individualistis”.

Sepanjang tahun 50-an, Kundera bekerja sebagai penerjemah, penulis esai dan drama. Novel pertamanya, The Joke, diterbitkan pada tahun 1967,  berhubungan dengan Stalinisme. Tak lama setelah invasi Soviet pada tahun 1968, ia mendapati dirinya dalam posisi sulit sebagai salah satu tokoh terkemuka gerakan radikal. Ia kehilangan posisi mengajar, buku-bukunya dilarang dipajang di perpustakaan, dan pada tahun 1970 buku-bukunya dilarang dipublikasikan. Tak punya banyak pilihan, ia pindah ke Prancis dan menjadi profesor tamu di Universitas Rennes. Novel keduanya, Life is Elsewhere, diterbitkan pada tahun 1973 di Paris. Pada tahun 1979, kewarganegaraan Cekoslowakia milik Kundera dicabut sebagai reaksi terhadap novelnya, The Book of Laughter dan Forgetting. Semua novelnya lantas dilarang di Czechoslovakian Soviet Socialist Republic (CSSR). Ia akhirnya menjadi warga negara Prancis pada tahun 1981. Karena itulah sebagian novel Kundera ditulis dalam bahasa Prancis.

Kundera dianggap sebagai salah satu penulis besar abad ke-20. Filsafat dan ide-idenya tentang kondisi manusia, khususnya hubungan antara pria dan wanita, telah membuatnya menjadi raksasa dalam dunia sastra. Sebagai seorang yang menyukai privasi, ia jarang memberikan wawancara dan hidup tenang di Paris bersama istrinya.

Berat0.3 kg
Dimensi13 × 21 cm
Desain Sampul

ISBN

978-602-73284-4-0

Jumlah Halaman

366

Penerbit

Tahun Terbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Kekekalan : Keabadian Yang Sementara”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.