Berbelanja dengan Gembira

Kuda Terbang Maria Pinto : Cerita-Cerita Pendek

Oleh: ,

Rp 67.000 Rp 60.300

Menampilkan tema-tema kemanusiaan tanpa menyerahkan sastra ke bawah telapak kaki penindasan pesan, bukan upaya gampang. Linda Christanty mampu menaklukkan kemuskilan ini. Dalam sebagian besar cerpen-cerpennya, kelamin prosa dan kelamin puisi menyatu bersejiwa melahirkan pukauan mengasyikkan, mengatasi namun meninggikan ikhwal pesan pada tukikan kedalaman yang mencerahkan.

—Sutardji Calzoum Bachri 

Kuda terbang Maria Pinto / Linda Christanty

 

Christanty tidak mengkritik perang dengan melukiskan  potret hitam putih pihak yang saling bertentangan. Tidak juga dia mengkhotbahkan kebutuhan menghindari konflik. Sebagai gantinya, dia memotret pertempuran dari sudut pandang prajurit, seringkali prajurit itu sendiri adalah korban perang, mengundang para pembaca untuk merenungkan mengapa perang terjadi dan bagaimana ia terulang terus dari generasi ke generasi

—The Nation

Menampilkan tema-tema kemanusiaan tanpa menyerahkan sastra ke bawah telapak kaki penindasan pesan, bukan upaya gampang. Linda Christanty mampu menaklukkan kemuskilan ini. Dalam sebagian besar cerpen-cerpennya, kelamin prosa dan kelamin puisi menyatu bersejiwa melahirkan pukauan mengasyikkan, mengatasi namun meninggikan ikhwal pesan pada tukikan kedalaman yang mencerahkan.

—Sutardji Calzoum Bachri 

Pada cerita pendek Linda Christanty, kita mendapatkan ampuhnya suara politik justru karena yang politis itu sekadar hadir sebagai kilas balik tipis dari laku dan wicara para tokoh. Realisme Linda mencekan justru karena ia antididaktik.

Nirwan Dewanto 

Dalam Kuda terbang Maria Pinto : Cerita-Cerita Pendek Linda Christanty, saya membayangkan perkembangan cerpen kita di masa datang.

—Sapardi Djoko Damono

Berat0.3 kg
Dimensi13 x 19 cm
ISBN

978-602-1318-49-2

Jumlah Halaman

ix+156

Penerbit

Penyunting

Tahun Terbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Kuda Terbang Maria Pinto : Cerita-Cerita Pendek”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.