Berbelanja dengan Gembira

Menjejal Jakarta: Reportase Tentang Jakarta

Oleh: , ,

Rp 58.000 Rp 53.000

artikel reportase hasil hibah Pindai.org. Buku ini ditulis oleh Viriya Paramita. Jawir, sapaan akrabnya, menulis naskah-naskah seputar pembicaraan kelas menengah di Jakarta yang sering jadi kegaduhan di media sosial. Topik-topik tersebut ia ikat dalam tema “urban”.

Naskahnya adalah hasil liputan saat bekerja sebagai jurnalis magang di Beritasatu, pekerja penuh di Geo Times, dan naskah lepas yang diterbitkan ke sejumlah media komunitas saat ia melepaskan diri sebagai pekerja penuh waktu untuk menjadi penulis lepas. Topiknya merentang dari fenomena JKT48, LGBT, media, sensor, kehidupan di perkotaan Jakarta, kaum minoritas, para penyintas, teater, film, demokrasi, hingga pencari suaka—rangkaian perbincangan yang bisa anda dapati dalam sebagian besar isu yang muncul di media sosial. Maka tak salah jika Menjejal Jakarta: Reportase Tentang Jakarta

Stok 10

Menjejal Jakarta: Reportase Tentang Jakarta

Pada tahun 1960-an seorang jurnalis sekaligus novelis Amerika Serikat, Tom Wolfe, memperkenalkan sebuah genre baru dalam jurnalistik. Ia menamaninya ‘The New Journalism’. Ia mencoba menggabungkan elemen jurnalisme dengan elemen-elemen dalam kepenulisan fiksi.  Banyak hal yang membedakan genre ini dengan reportase pada umumnya. Misalnya, cara bertuturnya menggunakan adegan demi adegan, reportase yang menyeluruh, menggunakan sudut pandang orang ketiga, serta mendetail.

Lanjutnya, aliran ini banyak dikembangkan dengan berbagai istilah. Ada yang menamainya narrative reporting. Ada yang melabelinya passionate journalism. Di Indonesia sendiri genre ini lazim disebut dengan nama jurnalisme sastrawi.

Penggunaan jurnalisme sastrawi biasa digunakan dalam penulisan reportase di majalah daripada koran. Memang, pengerjaan reportase jurnalisme sastrawi bisa memakan waktu dan tenaga lebih lama. Reportasenya saja bisa berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Sehingga jarang sekali ada tulisan menggunakan genre ini terutama di koran-koran harian. Namun, permasalahan lainnya adalah bagaimana membuat reportase yang panjang ini menjadi sebuah cerita yang menarik.

Inilah yang ada dalam kumpulan artikel reportase hasil hibah Pindai.org. Buku ini ditulis oleh Viriya Paramita. Jawir, sapaan akrabnya, menulis naskah-naskah seputar pembicaraan kelas menengah di Jakarta yang sering jadi kegaduhan di media sosial. Topik-topik tersebut ia ikat dalam tema “urban”.

Naskahnya adalah hasil liputan saat bekerja sebagai jurnalis magang di Beritasatu, pekerja penuh di Geo Times, dan naskah lepas yang diterbitkan ke sejumlah media komunitas saat ia melepaskan diri sebagai pekerja penuh waktu untuk menjadi penulis lepas. Topiknya merentang dari fenomena JKT48, LGBT, media, sensor, kehidupan di perkotaan Jakarta, kaum minoritas, para penyintas, teater, film, demokrasi, hingga pencari suaka—rangkaian perbincangan yang bisa anda dapati dalam sebagian besar isu yang muncul di media sosial. Maka tak salah jika Menjejal Jakarta: Reportase Tentang Jakarta

Berat0.3 kg
Tahun Terbit

Penerbit

Jenis Sampul

ISBN

978-602-1318-16-4

Desain Sampul

Jumlah Halaman

xviii+217

Penyunting

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Menjejal Jakarta: Reportase Tentang Jakarta”

Anda mungkin juga suka…

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.