Berbelanja dengan Gembira

Oleh-oleh dari Tempat Pembuangan

Oleh:

Rp 55.000

Tirto Adhi Soerjo (TAS) adalah orang pertama yang menggunakan surat kabar sebagai alat propaganda dan pembentuk pendapat umum. Ia berani menulis kecaman-kecaman pedas terhadap pemerintahan kolonial Belanda pada masa itu. Di bawah kepala surat kabar Medan Prijaji yang dipimpinnya tertulis “orgaan boeat bangsa jang terprenta di Hindia Olanda, tempat memboeka soeranja”. Itulah sebab ia sering beradu argumen, bahkan terkena persdelict, dengan pemerintah kolonial Belanda.

Tirto Adhi Soerjo (TAS) adalah orang pertama yang menggunakan surat kabar sebagai alat propaganda dan pembentuk pendapat umum. Ia berani menulis kecaman-kecaman pedas terhadap pemerintahan kolonial Belanda pada masa itu. Di bawah kepala surat kabar Medan Prijaji yang dipimpinnya tertulis “orgaan boeat bangsa jang terprenta di Hindia Olanda, tempat memboeka soeranja”. Itulah sebab ia sering beradu argumen, bahkan terkena persdelict, dengan pemerintah kolonial Belanda.

Buku ini ditulis berdasarkan rangkaian teks berjudul “Oleh-Oleh dari Tempat Pembuangan”. Isinya tentang kisah pembuangan TAS di Teluk Betung, Lampung. Naskah ini pertama kali disiarkan di surat kabar Perniagaan, lalu diumumkan kembali secara berurutan di surat kabar Medan Prijaji No. 20, 21, 22, 23, dan s5 pada Mei–Juni 1910.

Berat0.2 kg
Dimensi13 x 19 cm
ISBN

978-602-727-438-9

Jumlah Halaman

116

Penerbit

Tahun Terbit

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama mengulas “Oleh-oleh dari Tempat Pembuangan”

Memperbarui…
  • Tidak ada produk dalam keranjang.